Ketua KPU Kota Singkawang, Ramdan, mengatakan,
ada dua tempat pemungutan suara (TPS) khususnya di Rumah Sakit Jiwa
(RSJ) yang berada di Jalan Raya Singkawang - Bengkayang, Kelurahan Bagak
Sahwa, Kecamatan Singkawang Timur, yakni TPS 9 dengan 222 pemilih dan
TPS 10 dengan 216 pemilih.
Dikatakan Ramdan, ada 2 relawan demokrasi yang
menjadi perpanjangan tangan KPU dalam rangka mensosialisasikan Pemilu
2014 di RSJ tersebut. Menurut Ramdan, pada umumnya tidak ada
klasifikasi khusus yang menyebutkan, kriteria bagi pasien RSJ menjadi
pemilih dalam pemilu 2014.
“Yang terpenting, jika memang memenuhi
persyaratan, bisa dimasukkan sebagai pemilih. Apakah bisa menggunakan
atau tidak, hak pilih tetap dimasukan,” jelasnya, Jumat (31/1).
Sementara Romi Arif Riyanto, Psikolog Rumah
Sakit Jiwa Provinsi Kalimantan Barat, menyebutkan, setiap warga negara
berhak untuk memberikan hak suaranya. Hal itu memang sudah tertuang
dalam UU No 8 Tahun 2012 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD.
Tetapi, tetap harus memiliki kriteria-kriteria tertentu sehingga
dikategorikan layak untuk memberikan suaranya.
Menurut Romi, pasien RSJ yang masih kelihatan
gelisah, bingung dan sulit untuk diajak berkomunikasi, mungkin belum
layak untuk memberikan hak suaranya. "Karena itu, perlu adanya
kriteria-kriteria tertentu agar pasien itu layak untuk memberikan
suaranya,” jelasnya.
Dan ketika seorang pasien RSJ itu dianggap
layak untuk memberikan suaranya, kata Romi, maka harus berdasarkan
rekomendasi dari dokter, perawat atau Psikolog.
“Dalam menentukan pilihan sehari-hari saja,
pasien masih kebingungan. Sehingga dalam proses seleksi itu, dokter,
perawat atau Psikolog yang menentukan, apakah pasien yang sesuai dengan
kriteria untuk memilih dan ditandai dengan kemampuan kognitif berfungsi,
sedang atau cukup baik,” ungkapnya.
Dari data statistik yang ada, sekitar 80 persen
dari jumlah pasien RJS sudah dianggap layak untuk memberikan hak
suaranya dalam Pemilu nanti. Ditempat terpisah, Wadir II SDM dan Keuangan
RSJ Kalbar, Suni, mengatakan saat ini ada 675 pasien dalam 12 bangsal di
RSJ, terdiri dari 240 pasien wanita dan 435 pasien laki-laki.
KPU sebelumnya sudah menyampaikan ke pihak
rumah sakit, bahwa pasien Rumah Sakit Jiwa juga ikut didata untuk
menjadi DPT dalam Pemilu 2014.
“Sudah satu kali KPU datang kesini, memberikan
informasi kepada kami jika pasien disini boleh memberikan hak suara.
Untuk lebih lanjutnya, ditangani Relawan Demokrasi sebagai perpanjangan
tangan KPU dan mereka yang melakukan sosialisasi dan itu sudah berjalan
pada tahapan masing-masing,” ungkapnya. (eddy/toeb)
Sumber : Info Publik


obat pembesar penis permanen
ReplyDeleteobat pembesar kontol permanen
obat pembesar alat vital permanen
vimax obat pembesar penis
vimax canada asli
obat vimax murah
vimax asli
pembesar kontol penis permanen
obat pembesar kontol laki-laki
obat pembesar penis asli
bagus deh...asal jgn dipengaruhi ma perawat2nya.....kan masih pada bingung gitu pasiennya....Harga Smartphone Terbaru
ReplyDeleteNice informasinya paket umroh desember
ReplyDeleteThis comment has been removed by a blog administrator.
ReplyDelete